Diener Indonesia - Siapa yang suka makan? Semua orang pasti suka makan, apalagi
kalau makanan yang dimakan itu lezat dan menggugah selera wah pasti gak mau
berhenti makannya. Tapi tahukah kamu didalam makanan yang biasa kamu makan itu
mengandung bahan pengawetnya loh. Wah kira-kira berbahaya gak ya?
Bahan pengawet makanan alami berasal dari tumbuhan dan tidak
mengandung bahan kimia. Sedangkan bahan pengawet makanan sintetis adalah buatan manusia, bahan pengawet makanan sintetis ini juga dibagi dua yaitu pengawet
makanan yang aman dan bahan pengawet makanan yang berbahaya.
Bahan Pengawet Makanan Alami
- Gula
Biasanya gula digunakan untuk mengawetkan buah-buahan dan jadikan manisan. - Garam
Garam biasanya digunakan sebagai pengawet untuk ikan loh, dan jadilah ikan asin. - Kunyit
Selain sebagai pewarna makanan alami, kunyit juga dapat dijadikan bahan pengawet seperti pada tahu, tempe, serta ayam. - Kulit kayu manis
Selain untuk penguat aroma dan pemanis, kulit kayu manis juga mengandung benzoat dan digunakan sebagai bahan pengawet makanan alami. - Gambir
Jika pada zaman dahulu daun ini hanya digunakan untuk menyirih namun tidak pada zaman sekarang. Saat ini daun ini digunakan sebagai pengawet makanan alami. - Biji Kepayang
Biasanya biji kepayang kering digunakan sebagai pengawet ikan loh yang harus dicampur dengan garam, tapi hanya bertahan 6 hari saja.
Bahan Pengawet Makanan Sintetis
- Asam Sitrat
Asam Sitrat digunakan sebagai penghambat tumbuhnya bakteri jahat dan jamur, sehingga makanan pun menjadi lebih awet. - Sodium Benzoat
Walaupun namanya seperti bahan kimia, namun ini berasal dari fermentasi tebu loh. Biasanya digunakan pada kue, salad, minuman ringan, dll. - Sorbates
Sorbates adalah yang paling umum digunakan, karena tidak berbau, tidak berasa, dan tidak berwarna. Biasanya digunakan untuk mengawetkan margarine, keju, dll.
- Boraks.
Seharusnya boraks digunakan untuk membersihkan permukaan logam, namun saat ini bnayak produsen nakal yang menggunakannya. - Formalin
Dalam dunia kedokteran formalin digunakan sebagai pengawet mayat, namun dipasaran formalin disalah gunakan sebagai pengawet makanan yang dapat memicu kanker. - Asam Salisilat
Biasanya digunakan sebagai pengawet the dalam kemasan.
Nah gimana udah tau kan perbedaanya? Gunakan secukupnya ya, karena yang berlebihan itu tidak baik.


























